Masyarakat Desa Sampali Mempertahankan Hak Atas Tanah Adatnya Dan Tidak Mau Digusur oleh PT.NDP dan PTPN. II

Masyarakat Desa Sampali Mempertahankan Hak Atas Tanah Adatnya Dan Tidak Mau Digusur oleh PT.NDP dan PTPN. II




(Sampali, 01 April 2024) GNI NEWS POST.
Ratusan Masyarakat Adat dan Petani pada Hari Senin 01 April 2024 sekitar Pukul 10.15 WIB melakukan Aksi Damai di  Bundaran depan Mesjid Istiqomah Sampali.


Dalam orasinya Rizal Pakpahan dengan tegas mengatakan akan tetap Mempertahankan Tanah dan tempat tinggalnya yang telah ditempati lebih dari 20 Tahun.


Dan mereka meminta agar Pihak PT. NDP dan PTPN.II tidak melakukan tindakan sewenang wenang dan dengan tegas Masyarakat Adat dan Petani Menolak adanya Pembayaran Tali Asih yang dinilai Tidak Manusiawi karena Hingga saat ini Masyarakat Adat dan Petani telah menguasai dan Mengusahai Tanah Adat tersebut berdasarkan adanya Pemberian Ikhlas dari Sultan Deli selaku Kepala Masyarakat Adat Deli, dan Masyarakat juga mengakui bahwa Tanah Adat yang mereka tempati adalah merupakan sebagian dari Tanah Bekas Konsesi Mabar Deli-Toewa Onderneming Sampali.


Masyarakat Adat juga Menolak adanya Perampasan Tanah dengan dalil pemberian Tali Asih.



Disalah satu Spanduk yang dipajang dan dibawa oleh Masyarakat Adat juga dengan keras mengatakan:

Dan Masyarakat Adat dan Petani juga meminta kepada Pemerintah agar segera Memberikan Status Hak atas Tanah Kepada Masyarakat Adat dan Ulayat .


Serta menegaskan " Jangan Salahkan Kami Masyarakat Dan Petani Membuat Hukum Sendiri Apabila Tanah Tempat Tinggal Kami Diganggu"


Diantara Spanduk yang dibentang disaat Aksi Damai tersebut antara lain berbunyi TANAH BEKAS CONCESSIES DELI DIIKHLASKAN SULTAN DELI UNTUK MASYARAKAT SESUAI SURAT PERNYATAAN DAN PENGAKUAN SULTAN DELI TAHUN 1997 DIBAWAH PENGAWASAN TIM KITA LEMBAGA DAN MASYARAKAT PENDUKUNG KESULTANAN DELI.
Dan dicelah celah Aksi terlihat Anggota LIRA bagian dari TIM KITA LEMBAGA DAN MASYARAKAT PENDUKUNG KESULTANAN DELI memantau jalannya Aksi Damai di Bundaran depan Mesjid Istiqomah Sampali antara lain hadir Tengku Khairul Amri dan Periyogi memakai Seragam LIRA.
Sebelum Aksi TIM telah menyampaikan dan Melaporkan kepada Pihak Kesultanan Deli dalam rangka mempertahankan Hak Masyarakat Adat Deli dibawah naungan Kesultanan Deli.(Tim/Red)











Posting Komentar

0 Komentar