LAGI..! MS KABAN LAHIRKAN PENGUSAHA BARU PRIBUMI di SUMUT

LAGI..! MS KABAN LAHIRKAN PENGUSAHA BARU PRIBUMI di SUMUT

 


Langkat  (GNI News Post)

Langkat, 22 Januari 2024 - Program ambisius "MENUMBUHKAN 1000 PENGUSAHA BARU" di Sumatera Utara yang dicanangkan oleh MS Kaban terus bergulir dan menggema di berbagai desa. Pada acara sederhana yang mengesankan, “Semalam di desa Nambiki” MS Kaban, calon terkemuka untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) untuk Dapil Sumut 3 dari Partai Ummat ini, kembali menyerahkan dokumen pendirian perusahaan baru, PT Pasa Tetap Jaya milik Ahmad Saladin, seorang warga Langkat yang kini menetap di Binjai.


Penyerahan dokumen resmi perusahaan baru ini, menandai langkah penting dalam mewujudkan visi perubahan ekonomi rakyat yang diusung MS Kaban ini. Semisal dengan lahirnya PT Pasa Tetap Jaya, yang dimiliki oleh Ahmad Saladin ini, mencerminkan komitmen untuk menumbuhkan generasi baru pengusaha pribumi yang tangguh dan mampu merubah wajah ekonomi rakyat di Sumatera Utara.


"Saya berharap dengan penyerahan dokumen resmi pendirian PT Pasa Tetap Jaya ini, akan terus mampu mendorong munculnya para pengusaha pribumi yang kuat dan mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi kita," ujar MS Kaban, Senin (23/01-2024), di Desa Nambiki, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.


Langkah strategis ini adalah bukti nyata dari komitmen MS Kaban untuk membina kewirausahaan di tingkat masyarakat. Program ini tak hanya menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan bisnis, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi daerah.


Kelahiran PT Pasa Tetap Jaya milik Ahmad Saladin ini imbuh MS Kaban, selain akan menjadi tanda harapan terjadinya perubahan ekonomi di Sumatera Utara, juga bisa menginspirasi calon pengusaha lain untuk ikut berkontribusi.


“Program menumbuhkan pengusaha  baru pribumi ini, diyakini akan menjadi gelombang baru usaha rakyat dan dipastikan bisa memberikan kontribusi besar terhadap struktur sosial-ekonomi daerah,” jelas MS Kaban seraya menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya tentang menciptakan bisnis, melainkan juga membina ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan mendorong mereka menuju kemakmuran. (Tim/red).

Posting Komentar

0 Komentar