Tim Sepak Bola Pemko Medan berhasil keluar sebagai juara Pertandingan Sepak Bola Persahabatan Antar Pemerintah Kota Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Tim Sepak Bola Pemko Medan berhasil keluar sebagai juara Pertandingan Sepak Bola Persahabatan Antar Pemerintah Kota Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

(GNI)
Tim Sepak Bola Pemko Medan berhasil keluar sebagai juara Pertandingan Sepak Bola Persahabatan Antar Pemerintah Kota Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Di partai final yang berlangsung ketat di Lapangan Rindam I/BB Pematang Siantar, Selasa (17/10) pagi, Pemko Medan berhasil melumat Pemko Lhokseumawe dengan skor telak 6-1.


Selain keluar sebagai juara, Pemko Medan merupakan tim yang tidak terkalahkan sepanjang laga yang dilakoni. Di samping itu juga sebagai tim produktif dalam mencetak gol. Sepanjang laga bergulir, Pemko Medan berhasil mencetak 21 gol dan hanya kebobolan 1 gol.
Turun dengan kekuatan penuh, Pemko Medan yang dikapteni Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Medan Benny Sinomba Siregar langsung mengurung pertahanan Pemko Lhokseumawe. Serangan bertubi-tubi yang dilakukan membuat pertahanan Lhokseumawe jatuh bangun menghalau bola. Bahkan, sampai menjatuhkan Yudhi Ramanda di kotak terlarang.

Wasit langsung menunjuk titik putih penalti. Sang il capitano Benny Sinomba dengan dingin melaksanakan eksekusi sehingga membawa Pemko Medan unggul 1-0. Para punggawa Pemko Medan pun semakin beringas untuk memperbesar kemenangan. Lewat sentuhan manis dari Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, Yudhi Ramanda berhasil merobek jala Lhokseumawe sehingga skor berubah 2-0 untuk Pemko Medan.

Tertinggal dua gol, pemain Lhokseumawe berusaha bangkit dan mengimbangi permainan cepat Pemko Medan. Lewat serangan dari tengah, salah seorang pemain Lhokseumawe melepaskan tendangan keras yang menyusur tanah sehingga memantul mengenai tangan pemain bawah Pemko Medan. Wasit pun memberi hadiah penalti dan penjaga gawang Pemko Medan Syahril Nasution gagal menjinakkan si kulit bundar sehingga skor berubah 2-1.

Di babak kedua, Pemko Medan bermain lebih ofensif setelah mengganti sejumlah pemain. Yudhi Ramanda berhasil lepas dari perangkap offside pemain bawah Lhokseumawe dan langsung melepaskan tendangan kerasnya sehingga Pemko Medan unggul 3-1. Tak lama berselang skor berubah menjadi 4-1 setelah canon ball merobek jala Lhokseumawe.

Permainan keras pun diperagakan pemain Lhokseumawe guna menghentikan permainan cepat Pemko Medan sehingga pengadil lapangan hijau mengeluarkan kartu kuning. Namun pemain Pemko Medan tidak terpancing dan terus bermain cepat disertai tiki taka yang akurat.

Hasilnya sangat akurat, Yuda Hendrawan usai menerima umpan dari Benny Sinomba langsung melakukan solo run dan melewati pemain bawah lawan dengan aksi individunya yang dipungkasi tendangan keras sehingga Pemko Medan memperbesar kemenangan menjadi 5-1.

Di injury time, Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe membuat pemain dan pendukung Lhokseumawe tertunduk lesu lewat tendangan lob cantiknya yang tidak dihentikan penjaga gawang yang coba maju untuk menutup ruang tembakan sehingga skor berubah menjadi 6-1 hingga laga berakhir.

Il capitano Pemko Medan Benny Sinomba, menyampaikan ucapan rasa senang dan syukurnya atas kemenangan sekaligus membawa Pemko Medan sebagai juara. Keberhasilan ini, ungkapnya, tidak terlepas dari kerja sama para pemain dan motivasi yang senantiasa diberikan Wali Kota Medan Bobby Nasution sekaligus Ketua Komwil I APEKSI.

"Alhamdulillah, kita berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Pemko Lhokseumawe 6-1 di final. Tentunya kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi kita untuk terus berlatih sehingga siap membawa Tim Sepakbola Pemko Medan menghadapi pertandingan-pertandingan yang akan digelar selanjutnya," kata Benny Sinomba didampingi Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe dan Kabag Tapem Setda Kota Medan Subhan Fajri Harahap.(Red)


Posting Komentar

0 Komentar