Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci Piring dalam Meningkatkan UMKM Desa Surbakti oleh KKN 159

Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci Piring dalam Meningkatkan UMKM Desa Surbakti oleh KKN 159






Tanah Karo ||GNI News Post


Sabun cuci piring menjadi solusi dalam membersihkan sisa makanan atau kotoran yang terdapat pada peralatan dapur dan makan. Mulai dari kotoran ringan maupun berat yang terdapat kandungan minyak atau lemak yang menempel, hal itu dapat dihilangkan dengan sabun cuci piring. Dalam rangka untuk memajukan pendapatan UMKM Desa Surbakti mahasiswa KKN 159 UIN Sumatera Utara tertarik untuk mensosialisasikan cara pembuatan sabun cuci piring kepada ibu-ibu PKK desa Surbakti, yang diharapkan dapat dikembangkan oleh ibu-ibu PKK dalam membantu UMKM masyarakat setempat.


Tepat pada tanggal 08 Agustus 2023, bertempat di Jambur Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo mahasiswa KKN 159 UIN Sumatera Utara telah berhasil dalam melakukan kegiatan sosialisasi pembuatan sabun cuci piring di desa Surbakti. Dimana kegiatan yang dilakukan oleh tim mahasiswa KKN 159 UIN Sumatera Utara merupakan program kerja KKN 159 UIN Sumatera Utara, dalam upaya untuk meningkatkan hasil UMKM desa Surbakti. 

Dalam proses pembuatan sabun cuci piring tersebut, tim KKN 159 UIN Sumatera Utara membuat sabun cuci piring dengan bahan kimiawi. Bahan-bahan yang biasanya digunakan ialah NaCl atau natrium klorida yang menjadi bahan utama dalam pembuatan sabun cuci piring.  NaCl biasanya berbentuk padat atau air garam.  Selain itu, bahan lainnya yaitu EDTA, Texapon, air bersih dan pewangi. Bukan hanya itu saja, tim KKN 159 UIN Sumatera Utara juga memanfaatkan botol-botol bekas minuman untuk kemasan produk sabun cuci piring, dan juga membuat label yang diberi nama "Sabun Nande". Dengan memanfaatkan botol bekas sebagai kemasan tim KKN 159 UIN Sumatera Utara dapat mengurangi sampah plastik yang ada di desa Surbakti. 

Cara pembuatannya, dimulai dengan merebus air bersih, kemudian setelah mendidih, dapat dicampurkan semua bahan satu persatu. Setelah menyatu dan dingin, pembuatan sabun cuci piring pun selesai. Demikian, sabun cuci piring dimasukkan kedalam botol bekas yang sudah dibersihkan dan diberi label "Sabun Nande" oleh tim KKN 159 UIN Sumatera Utara.

Dengan adanya kegiatan tersebut, tim KKN 159 UIN Sumatera Utara memiliki harapan yang sangat besar agar kegiatan tersebut tidak berhenti sampai disitu saja, akan tetapi terus dikembangkan oleh ibu-ibu PKK maupun masyarakat desa Surbakti.(red/Tim)

Posting Komentar

0 Komentar