Menteri LHK RI Dalam Pidatonya Menyikapi Hari Lingkungan Hidup

Menteri LHK RI Dalam Pidatonya Menyikapi Hari Lingkungan Hidup


foto : Menteri LKH Dr. Siti Nurbaya Bakar,M.sc

(GNI News Post) - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini merupakan peringatan 50 tahun Konferensi Stockholm. Setelah lima dekade perjalanan pembangunan lingkungan hidup di Indonesia, dengan kegigihan, kerja nyata, dan kerja keras semua elemen bangsa menjalankan hints pokok-pokok kebijakan Presiden Joko Widodo pada aspek pembangunan lingkungan hidup dan tata kelola sumberdaya alam, saat ini kita dapat mencatat berbagai perkembangan hasilnya, antara lain:

1) Transformasi struktural dan produktivitas alam dan manusia untuk mengatasi kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan seperti dalam hal akses kelola lahan;

2) Melalui Nawa Cita melakukan langkah korektif. Mengubah dan menjadikan keberpihakan kepada rakyat lebih mengemuka, diaktualisasikan melalui alokasi pemanfaatan hutan sosial seluas 12,7 juta hektar serta pencadangan kawasan untuk tanah obyek reforma agraria (TORA) 4,1 juta hektar. Perijinan korporat dikendalikan, dan diproyeksikan bahwa akan terjadi perubahan proporsi perijinan, dari 96% bagi korporat dan 4% bagi rakyat, bergeser menjadi sekitar 29-31% untuk rakyat.

3) Dalam konteks pengelolaan lansekap, telah dilakukan moratorium permanen hutan alam primer dan gambut seluas lebih dari 66 juta Ha; restorasi dan perbaikan tata air gambut 3,4 juta Ha beserta penataan regulasinya; rehabilitasi DAS dan mangrove; pengelolaan hutan lestari (pergeseran paradigma “timber management” menjadi  paradigma  “forest  landscape  management“) dan pengembangan Multiusaha Kehutanan. Selain itu pengembangan Kemitraan Konservasi, dan menjaga areal High Conservation Value Forest tinggi di wilayah perkebunan dan konsesi kehutanan seluas 4,1 juta Ha;

4)  Pencegahan  kehilangan  keanekaragaman  hayati,  perlindungan  wildlife dan habitatnya, dengan konservasi kawasan serta perlindungan keanekaragaman hayati;

5)  Kebijakan  dan  langkah  pencegahan  kebakaran  hutan  dan  lahan  secara permanen.

6)  Indonesia telah berhasil menurunkan angka deforestasi sampai titik terendah dalam sejarah (tahun 2020 angka terendah deforestasi lebih kurang 115 ribu ha dan lebih menurun lagi di 2021).

7)  Menapak maju dalam kerja-kerja aksi iklim, di berbagai sektor dalam proses keseimbangan lingkungan, melalui berbagai program seperti Proklim, tata kelola sampah dan limbah dalam konsep sirkular ekonomi, dan nilai ekonomi karbon.

8)  Pengendalian emisi karbon sektor Hutan dan Penggunaan Lahan lainnya (FoLU), dengan Rencana Operasional yang mengikat untuk FoLU Net Sink 2030 untuk pengendalian perubahan iklim yang mengikat.

9)  Membangun ketahanan iklim dengan restorasi, pengelolaan dan pemulihan lahan gambut, rehabilitasi hutan dan lahan, serta pengendalian deforestasi dan program kampung iklim.

10) Berkembangnya dan penguatan instrumen kerja seperti penegakan hukum, Apresiasi  peran serta masyarakat  dalam pelestarian lingkungan melalui Program Adipura, Program Adiwiyata, Program PROPER, Pengarusutamaan Gender, Nirwasita Tantra, Anugerah Kalpataru, dan banyak lainnya.

Atas segala capaian hingga saat ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras seluruh elemen bangsa, seluruh masyarakat: kelompok komunitas, aktivis, dunia usaha, para tokoh perempuan, generasi muda, green leaders, akademisi, jurnalis dan juga jajaran birokrasi lapangan.

Tantangan kedepan tidak lebih mudah. Obyektivitas dan kejernihan dalam kita melihat masalah dan membangun artikulasi penyelesaian masalah merupakan pijakan kolaborasi yang sangat penting. Terima kasih juga atas dukungan para pemimpin politik dan pengambil kebijakan nasional dan daerah.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2022 ini menjadi momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk terus memperbaiki dalam perilaku adil terhadap lingkungan.

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Semoga Allah SWT meridhoi semua upaya dan langkah kita dalam menjaga dan melestarikan lingkungan Indonesia.(drw)

Posting Komentar

0 Komentar