GNI NEWS POST




Plt. Walikota Tanjungbalai hadiri perayaan Natal di Wisma Katolik Jalan Arteri Tanjungbalai. Plt.  Walikota berpesan Damai dan penuh kerukunan menjadi cita-cita kita semua. Saling mencintai dan bersama-sama saling mengasihi adalah cita-cita bangsa kita yang majemuk terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya. Keberagaman dan perbedaan sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Dengan saling menghormati dan saling menghargai, maka Pluralisme akan mengantar agama untuk kembali pada panggilan dasarnya. Dan bumi Tanjungbalai menjadi damai dan sejahtera.

Hal ini disampaikan Plt. Walikota Tanjungbalai, Waris Thalib saat menghadiri perayaan Natal Oikumene umat Kristiani Kota Tanjungbalai yang dilaksanakan di Wisma Katolik Jalan Alteri Tanjungbalai, Senin malam (27/12/2021) yang berlangsung penuh suka cita dan hikmat serta tentunya melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Acara perayaan tersebut juga dihadiri Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Wakapolres Kompol H. Jumanto, Kakan Kemenag Al Ahyu, Kepala BNNK AKBP Magdalena Sirait, anggota DPRD diantaranya Eriston Sihaloho, Nuriana Silaban dan Krisman Tindaon, mewakili Kejari dan FKUB, serta organisasi Kristen seperti, PGI, BKUK, GAMKI, WKRI, PWKI dan Pemuda Katolik, serta dihadiri ratusan umat Kristiani perwakilan didominasi jemaat gereja.

Plt. Walikota H Waris Thalib dalam kesempatan itu mengatakan akan terus mendukung kegiatan umat Kristiani diantaranya perayaan Natal Oikumene setiap tahunnya. Karena menurutnya, melalui Natal dapat mewujudkan masyarakat yang damai dan pembaharuan menuju masyarakat Tanjungbalai yang rukun,damai dan sejahtera.

Lebih lanjut Plt.Walikota juga mengajak para tokoh agama menjadi pelopor pemersatu bangsa dan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan, partisipasi aktif dalam program pemerintah dalam mewujudkan Kota Tanjungbalai yang Bersih, yakni Berprestasi, Religius, Sejahtera, Indah dan Harmonis. Sesuai dengan visi dan misi Pemerintahan Tanjungbalai saat ini. 

"Mari kita berikan diri kita untuk sang pencipta. Melalui pemberian, selipkan doa agar kota yang kita cintai ini terhindar dari berbagai macam bencana dan musibah serta tanamkan kepada generasi muda keimanan, kerukunan dan kedamaian. Ada cinta dan kasih sayang diantara kita, artinya tidak ada permusuhan agar kota yang kita cintai ini damai dan sejahtera, "ajaknya.

"Atas nama Pemko Tanjungbalai saya mengucapkan Selamat Hari Natal tahun 2021 kepada seluruh umat Kristiani dan Selamat menyongsong Tahun Baru 2022, "ucap Plt Walikota mengakhiri sambutannya.

Perayaan Natal Oikumene tahun ini mengutip tema "Cinta Kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan" yang diambil dari Alkitab 1 Petrus 1: 22. Dan sub tema, bersama seluruh umat Kristiani dan seluruh komponen bangsa untuk saling mengasihi sebagai saudara dan gereja berjuang dalam setiap pergumulan bangsa khususnya dalam menghadapi Covid-19.

Rangkaian perayaan Natal Oikumene diawali dari Pukul 16.30 WIB dengan prosesi dipimpin oleh Pengkhotbah Pdt Abdul Hutauruk MTh selaku Bishop GKPI, Ketua Panitia Pdt Hotbin Sitanggang STh, Sekretaris Pdt Saut Siagian STh dan Bendahara Pdt Erniwati Sitio, serta diikuti seluruh panitia, para pendeta, pastor, gembala/hamba Tuhan dari berbagai gereja di Tanjungbalai.

Sebelumnya Ketua Panitia Natal Oikumene, Pdt Hotbin Sitanggang STh, dalam sambutannya mengajak seluruh umat Kristiani tetap bersyukur meskipun perayaan Natal Oikumene diikuti oleh umat Kristiani dengan jumlah yang terbatas, menyesuaikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. 

"Dari perhitungan kami, jumlah umat kristiani berkisar 3.557 KK, atau 15 ribu jiwa. Namun yang hadir dalam Natal Oikumene ini sebanyak 750 orang, yakni perwakilan dari gereja-gereja di Tanjungbalai, dan semuanya sudah divaksinasi. Jumlah yang hadir dibatasi sesuai komitmen panitia untuk mendukung pemerintah dalam pengendalian penyebaran Covid-19, "kata Hotbin. 

Dikatakan Hotbin, meskipun Natal Oikumene itu dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, namun umat kristiani tahun ini merasakan kebahagiaan karena telah bisa merayakan Natal, mengingat di tahun sebelumnya tidak bisa merayakan Natal akibat mewabahnya pandemi Covid-19.

"Kita tidak mau Natal Oikumene ini menjadi klaster baru Covid-19, maka kita selenggarakan dengan Prokes. Namun demikian umat Kristiani merasakan kebahagiaan di Natal kali ini. Kami juga bersyukur atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan Natal Oikumene ini. Untuk itu, kami mendoakan pemerintah serta unsur Forkopimda diberkati Tuhan dan diberikan kasih damai dalam menjalankan tugas nya, "ucap Ketua Panitia mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Kakan Kemenag, Al Ahyu dan perwakilan FKUB Marolop Mangunsong, dalam sambutannya masing-masing mengapresiasi perayaan Natal Oikumene tersebut karena berlangsung dengan penuh sukacita meskipun dengan jumlah terbatas di tengah pandemi saat ini. Melalui perayaan Natal itu mereka mengajak umat Kristiani untuk mendukung terciptanya kerukunan antar umat beragama di daerah tersebut.

Acara perayaan Natal Oikumene Tanjungbalai berlangsung hingga Pukul 20.30 WIB, dan dirangkai dengan persembahan lagu pujian dalam bentuk Koor, Vokal Grup, Vocal Solo, dan di acara hiburan diisi oleh artis dari luar kota yaitu Juli Manurung.(Ahmad Effendi Sibarani)

Posting Komentar

0 Komentar