Sosialisasi dan Workshop dapat membuka pola pikir anak Menjadi Kreatif

Sosialisasi dan Workshop dapat membuka pola pikir anak Menjadi Kreatif

Sosialisasi dan Workshop dapat membuka pola pikir anak Menjadi Kreatif


Pada dasarnya anak adalah generasi penerus untuk masa depan. Sehingga akhir-akhir ini mulai marak kembali penculikan anak, perdagangan anak hingga kekerasan pada anak sehingga membuat pendongeng anak Kak Harris makin geram.

Dengan memberikan sosialisasi, workshop dan dongeng yang dilakukan Kak Harris di KB TK Pembangunan Jaya 2 yang berada di perumahan Puri Surya Jaya Gedangan Sidoarjo Kak Harris dan Ayis memberikan workshoop, sosialisasi dan dongeng kepada orang tua dan siswa di KB TK Pembangunan Jaya 2 melalui media virtual zoom Sabtu (27/3/2021).

Acara yang diikuti puluhan anak dan orang tua ini tidak hanya mendengarkan workshop, sosialisasi maupun dongeng. Puluhan orang tua dan siswa juga ada kegiatan lomba yang membutuhkan kekompakan antara orang tua dan anak dengan adanya lomba mengupas telur hingga foto. Acara yang di mulai pukul 09.00 WIB ini anak- anak sangat antusias mengikuti virtual zoom yang membutuhkan waktu sampai 3 jam.

Disamping lomba mengupas telur dan foto Kak Harris dan Ayis juga memberikan hiburan dongeng tentang perjuangan dan semangat Burung Kolibri dan Bangau dalam mencari yang kita harapkan. “Tidak hanya mendongeng dan workshoop Kak Harris juga mengajarkan kepada siswa dan siswi dalam membuat kreatifitas membuat burung “, jelas wakil Kepala Sekolah Bunda Yana.

“Kegiatan ini tiap tahunnya selalu di selenggarakan dengan banyak kegiatan dan lomba yang menarik”. Lanjut Bunda Yana.

Dalam membuat kreativitas yang di bawakan Kak Harris setelah mendongeng anak-anak sangat antusias dengan dilakukannya secara mandiri salam membuat kreatifitas tanpa bantuan dari orang tuanya. Banyak pertanyaan yang di lontarkan dari anak-anak masalah pembuatan kreativitas burung karena mereka ingin tahu bagaimana keinginan tahu mereka dalam membuat kreativitas walaupun melalui media virtual zoom.


Ahmad Bakri Syahputra Selaku Ketua GNI(Generasi Negarawan Indonesia)  yang ada di Wilayah Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Deli Serdang,  ia berpendapat maraknya penculikan anak terjadi karena kurangnya perhatian orang tua terhadap kelakuan anak di lingkungan nya yang mengakibatkan ruang anak bebas bermain kemana saja dan sama siapa saja. 

Harapan saya untuk mendidik anak sebagai orang tua harus lebih intens memperhatikan perkembangan anak khususnya usia balita. Karena usia tersebut perlu banyak kasih sayang orang tua. Saya juga mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh semua pihak yang ikut serta memberikan edukasi untuk membentuk pola pikir anak menjadi kreatif. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk membentuk Generasi yang jenius, inovatif dan kreatif, Tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar